BATULICIN, aiqinews7.com — PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi mulai 18 April 2026. Kenaikan ini mengikuti tren harga minyak mentah dunia yang terus berfluktuasi.
Untuk jenis bensin, Pertalite (RON 90) kini Rp10.000 per liter, Pertamax (RON 92) Rp12.300, Pertamax Green (RON 95) Rp12.900, dan Pertamax Turbo (RON 98) mencapai Rp19.400 per liter.
Sementara BBM jenis solar, Biosolar (CN 48) dipatok Rp6.800 per liter, Dexlite (CN 51) naik menjadi Rp23.600, dan Pertamina Dex (CN 53) Rp23.900 per liter.
Pertamina menyebut penyesuaian ini merupakan evaluasi rutin guna menyesuaikan harga dengan kondisi pasar energi global, terutama pada BBM dengan oktan tinggi dan solar nonsubsidi.
Masyarakat diminta bijak dalam penggunaan BBM serta mempertimbangkan efisiensi konsumsi di tengah kenaikan harga.
Sumber: Instagram @kompas.otomotif / Kompas.com
Sebelumnya, Pemerintah telah mengumumkan bahwa pasokan minyak nasional dipastikan aman, sehingga masyarakat dihimbau tidak perlu khawatir.
“Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan pasokan energi tetap aman, stabil, dan berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan nasional,” ungkap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia didampingi Seskab Mayor Teddy Indrawijaya saat memberikan keterangan pers, belum lama ini.