TANAH BUMBU, aiqinews7.com — DPRD Kabupaten Tanah Bumbu bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu resmi menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Gedung DPRD Tanah Bumbu, Rabu (5/8/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Tanah Bumbu Andrean Atma Maulani dan dihadiri jajaran anggota DPRD, Forkopimda, serta Sekretaris Daerah Tanah Bumbu Yulian Herawati yang membacakan sambutan Bupati Andi Rudi Latif.
Dalam sambutan Bupati disebutkan, penyusunan perubahan anggaran dilakukan dengan pendekatan berbasis kinerja yang berorientasi pada hasil, sekaligus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi. Seluruh kebijakan juga diselaraskan dengan visi dan misi RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu serta memperhatikan aspirasi masyarakat dan kemampuan keuangan daerah.

Bupati menegaskan, kesepakatan perubahan KUA-PPAS ini merupakan bentuk komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif untuk memastikan pembangunan daerah tetap berjalan sesuai prioritas dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, pendapatan daerah diproyeksikan menjadi Rp2,264 triliun, atau turun sekitar Rp38,05 miliar dari target sebelumnya. Di sisi lain, belanja daerah justru mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp3,607 triliun, bertambah sekitar Rp570,71 miliar.
Konsekuensinya, defisit anggaran meningkat menjadi sekitar Rp1,343 triliun. Namun, pemerintah memastikan defisit tersebut akan ditutup sepenuhnya melalui penerimaan pembiayaan daerah yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya dengan nilai yang sama.
Mengakhiri sambutannya, Bupati melalui Sekretaris Daerah menegaskan bahwa Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 menjadi pijakan strategis sekaligus landasan hukum dalam penyusunan Rancangan Perubahan APBD 2026.
“Dengan kesepakatan ini, seluruh program pembangunan diharapkan tetap berjalan secara terarah, akuntabel, dan semakin berdampak bagi kesejahteraan masyarakat menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur, dan Beradab,” tutupnya.
7 views