Sulit Dihubungi, Ketua BK DPRD Tanah Bumbu Abdul Rahim Sentil Keras Kabag dan Kabid Pemkab

BATULICIN, aiqinews7.com — Suasana rapat paripurna DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (6/5/2026), mendadak tegang usai Anggota DPRD sekaligus Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Tanah Bumbu, Abdul Rahim, melontarkan kritik tajam terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Dalam penyampaiannya usai memberikan jawaban sebagai juru bicara fraksi terhadap pengambilan keputusan perda di ruang paripurna DPRD, Abdul Rahim secara terbuka menyoroti sikap beberapa kepala bagian (kabag) dan kepala bidang (kabid) yang dinilai sulit dihubungi oleh anggota dewan.

“Ketika dimintai keterangan atau ditelpon, ada yang sampai satu bulan bahkan dua bulan tidak menjawab. Di WhatsApp juga tidak membalas,” tegasnya di hadapan forum paripurna.

Pernyataan itu langsung menyita perhatian peserta sidang. Abdul Rahim mengaku persoalan tersebut bahkan dialaminya sendiri sebagai anggota DPRD dan Ketua BK.

Sulit Dihubungi, Ketua BK DPRD Tanah Bumbu Abdul Rahim Sentil Keras Kabag dan Kabid Pemkab

Menurutnya, kondisi itu sangat berbeda dengan kepala dinas yang dinilai lebih responsif saat dihubungi. “Kepala dinas enak ditelpon, sementara kabag dan kabid sangat susah,” ujarnya.

Ia pun meminta kepada asisten pemerintah daerah agar persoalan tersebut segera disampaikan kepada Bupati maupun Sekretaris Daerah supaya tidak terus berulang. “Saya minta kepada pak asisten agar menyampaikan kepada bupati atau sekda, jangan sampai ini terjadi lagi,” katanya.

Abdul Rahim menegaskan, komunikasi yang dilakukan anggota DPRD bukan untuk kepentingan pribadi ataupun meminta sesuatu yang tidak semestinya. “Padahal kami menelpon bukan meminta uang. Ini informasi yang saya sampaikan agar kita semua paham,” ucapnya.

Meski tidak menyebut nama pejabat yang dimaksud, ia mengaku ada beberapa pihak yang memang sangat sulit dihubungi, padahal DPRD membutuhkan penjelasan terkait berbagai persoalan masyarakat.

“Tidak perlu saya sebut namanya, namun ada beberapa orang yang susah sekali dihubungi. Padahal ada hal-hal yang ingin kita sampaikan dan konfirmasi terkait pertanyaan masyarakat,” katanya lagi.

Dalam nada yang cukup keras, Abdul Rahim juga menyinggung beban yang dihadapi anggota DPRD sebagai wakil rakyat yang setiap hari menerima keluhan masyarakat.

“Bapak ibu enak bukan wakil rakyat, tapi kami ini dirong-rong masyarakat. Kami selalu ditelpon dan dipertanyakan,” tegasnya.

Tak hanya soal komunikasi, ia juga mengingatkan agar jajaran pemerintah daerah tidak mengabaikan undangan DPRD.

“Kalau anggota DPRD mengundang, jangan sampai tidak hadir. Karena ada hal-hal yang harus dibahas terkait urusan masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu,” tandasnya.

Di akhir penyampaiannya, Abdul Rahim berharap seluruh pihak dapat memperbaiki komunikasi dan koordinasi demi pelayanan kepada masyarakat. “Mudah-mudahan kita semua diberi hidayah oleh Allah SWT,” tutupnya.

29 views

Bagikan:

Kunjungi Sosial Media Kami

Klik: