TANAH BUMBU, aiqinews7.com — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Bappedalitbang terus memperkuat tata kelola pembangunan daerah. Salah satunya melalui peluncuran inovasi AKSI MAPPATUJU, yang dirancang untuk memastikan setiap program dan anggaran perangkat daerah memiliki keterkaitan yang jelas dengan target pembangunan dalam RPJMD 2025–2029.
AKSI MAPPATUJU hadir sebagai pendekatan terpadu yang menghubungkan proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian, monitoring, evaluasi hingga inovasi. Dengan mekanisme tersebut, kontribusi program terhadap sasaran pembangunan dapat dipetakan, diukur dan dievaluasi secara lebih terarah.
Inovasi ini sekaligus menjawab kebutuhan untuk memperkuat keselarasan antara sasaran RPJMD, program perangkat daerah dan penggunaan anggaran. Setiap belanja daerah diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap hasil pembangunan.

Dalam penerapannya, AKSI MAPPATUJU mengedepankan tiga pendekatan utama, yakni Goal-Locking Mechanism, Cross-Sectoral Cascading, serta Outcome-Based Monitoring and Evaluation.
Goal-Locking Mechanism memastikan program dan belanja daerah tetap terkunci pada sasaran pembangunan. Cross-Sectoral Cascading mendorong sinergi lintas perangkat daerah dalam mencapai target yang sama. Sedangkan Outcome-Based Monitoring and Evaluation menitikberatkan evaluasi pada hasil dan dampak pembangunan.

Melalui mekanisme tersebut, perangkat daerah tidak lagi bekerja secara parsial. Setiap perangkat diarahkan untuk memahami kontribusi programnya terhadap indikator dan target RPJMD, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan pembangunan yang bersifat lintas sektor.
Pemanfaatan teknologi informasi turut menjadi bagian penting dalam implementasi AKSI MAPPATUJU. Sistem ini mendukung pemetaan indikator makro, pohon kinerja, perjanjian kinerja hingga alur kerja yang menghubungkan program dengan sasaran pembangunan.

Selain dukungan sistem, implementasi inovasi juga diperkuat melalui regulasi, kelembagaan, prosedur kerja, peningkatan kompetensi aparatur, panduan penggunaan serta video tutorial.
Pemkab Tanah Bumbu akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan untuk melihat sejauh mana penerapan AKSI MAPPATUJU mampu meningkatkan pencapaian indikator pembangunan sekaligus efektivitas belanja daerah.
Penerapan inovasi ini juga diarahkan untuk memperkuat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Dengan dukungan kualitas data, komitmen bersama dan tindak lanjut hasil evaluasi, AKSI MAPPATUJU diharapkan menjadi instrumen penting dalam memastikan pembangunan Tanah Bumbu berjalan lebih terukur, terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan demikian, keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari berapa besar anggaran yang dibelanjakan, tetapi dari seberapa besar program tersebut mampu menghasilkan perubahan dan memenuhi target pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2025–2029.
4 views