Spekulasi Subsidi BBM Kembali Muncul di Media Sosial, Warga Pertanyakan Kenapa Bukan Pertamax yang Disubsidi

TANAH BUMBU, aiqinews7.com — Perbincangan mengenai subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali ramai di media sosial setelah beredar sebuah unggahan yang membandingkan harga Pertalite dan Pertamax. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa harga Pertalite tanpa subsidi bisa mencapai Rp16 ribu per liter dan setelah disubsidi menjadi Rp10 ribu per liter, sementara Pertamax yang berstatus non subsidi dijual sekitar Rp12 ribuan per liter.

Unggahan itu kemudian memicu spekulasi dan perdebatan di tengah masyarakat. Banyak warganet mempertanyakan mengapa subsidi tidak dialihkan ke Pertamax yang dinilai memiliki kualitas lebih baik dan harga dasar lebih rendah dibandingkan Pertalite tanpa subsidi.

Spekulasi Subsidi BBM Kembali Muncul di Media Sosial, Warga Pertanyakan Kenapa Bukan Pertamax yang Disubsidi

“Kalau Pertamax disubsidi Rp6 ribu, bukankah bisa jadi Rp7 ribuan?” tulis salah satu narasi dalam unggahan yang viral dimedia sosial.

Kamis (14/5/2026), isu itu menjadi bahan diskusi hangat di berbagai platform media sosial. Sebagian masyarakat menilai kebijakan subsidi BBM seharusnya lebih diarahkan pada bahan bakar yang dianggap lebih ramah mesin dan ramah lingkungan.

Namun di sisi lain, tidak sedikit pula yang menganggap perbandingan tersebut terlalu sederhana dan tidak menggambarkan keseluruhan mekanisme penentuan harga BBM di Indonesia. Mereka menyebut adanya faktor nilai oktan, biaya distribusi, hingga kebijakan energi nasional yang turut mempengaruhi harga jual setiap jenis BBM.

Pengamat media sosial menilai, viralnya narasi tersebut menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap isu subsidi energi di tengah kondisi ekonomi yang masih sensitif terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Pertamina terkait perubahan skema subsidi BBM. Meski demikian, spekulasi masyarakat diperkirakan masih akan terus berkembang selama isu harga energi tetap menjadi perhatian utama publik.

13 views

 

Bagikan:

Kunjungi Sosial Media Kami

Klik: